ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
| Dont Cry |
Kista pada dasarnya
adalah suatu jaringan tak normal, berbentuk seperti kantung, yang dapat
ditemukan di bagian tubuh manapun. Kista biasanya mengandung "isi"
berupa gas, cairan, atau cairan kental atau semi-padat, dan memiliki dinding
luar yang membatasinya dari jaringan normal di sekitarnya.
Istilah “kista” mungkin sudah sering kita
dengar. Kista pada dasarnya adalah suatu jaringan tak normal, berbentuk seperti
kantung, yang dapat ditemukan di bagian tubuh manapun. Kista biasanya
mengandung “isi” berupa gas, cairan, atau cairan kental atau semi-padat, dan
memiliki dinding luar yang membatasinya dari jaringan normal di sekitarnya,
yang disebut dengan kapsul. Kista dapat berukuran kecil dan hanya dapat tampak
jika diamati dengan mikroskop, namun bisa juga tumbuh hingga mencapai ukuran
yang sangat besar sehingga menggeser atau menekan jaringan tubuh yang normal.
Kista dapat timbul pada berbagai jenis
jaringan dan organ tubuh, dan biasanya dinamakan sesuai dengan lokasi dimana
kista tersebut ditemukan. Misalnya kista ovarium atau indung telur, kista
payudara, kista pada ginjal, kista pada kulit, pada tiroid, dan seterusnya.
Selain itu, ada pula jenis kista yang memiliki penamaan khusus di luar lokasi
anatomisnya. Seperti kista dermoid, suatu jenis tumor jinak pada
ovarium yang berisi beberapa jenis jaringan seperti rambut dan kuku, atau
kista ganglion, jenis kista yang muncul di sekitar tendon, dan
paling sering dijumpai di pergelangan tangan.
Dari Mana Datangnya Kista?
Kista merupakan jenis kondisi yang sangat
sering dijumpai dan dapat terjadi pada seluruh kelompok usia. Penyebabnya pun
sangat beragam. Adanya kegagalan atau penyimpangan perkembangan pada masa
embrio dapat menyebabkan timbulnya kista yang dapat diamati sejak lahir.
Penuaan organ-organ tubuh dan adanya sumbatan kecil pada aliran cairan tubuh
juga dapat menyebabkan timbulnya kista, demikian pula dengan beragam proses
penyakit seperti infeksi, tumor, peradangan kronis, dan beberapa jenis penyakit
yang diturunkan.
baca juga: Bohongi Deh Tubuh Kamu
Beda Kista dengan Tumor
Kista berbeda dengan tumor, dilihat dari
bentuknya dan isinya, dimana kista berbentuk kantung dengan isi berupa cairan
atau cairan semi padat, sedangkan tumor cenderung padat karena terdiri dari
sel-sel. Meskipun sebagian besar kista bersifat jinak, namun sebagaimana tumor,
kista juga dapat berkembang menjadi ganas.
Bagaimana Gejala Kista?
Kista berukuran kecil bahkan sedang di
organ dalam tubuh biasanya tidak akan menimbulkan gejala apapun. Gejala akan
timbul jika ukuran kista membesar, cukup besar hingga menimbulkan gangguan
terhadap jaringan sekitarnya, atau mengeluarkan zat yang mempengaruhi kerja
tubuh, seperti pada kista ovarium.
Kista di daerah kulit atau jaringan tepat
di bawah kulit dapat dikenali sebagai benjolan yang tidak nyeri, dengan
konsistensi lembut hingga keras. Jika kista timbul sebagai akibat dari proses
penyakit seperti infeksi atau tumor, gejalanya dipengaruhi oleh lokasi,
keparahan, dan luasnya penyakit tersebut.
Khusus untuk kista ovarium yang berukuran
besar, gejalanya antara lain adalah rasa tidak nyaman di perut, keinginan
berkemih yang sering (bila posisi kista menekan kandung kemih), nyeri panggul
sebelum menstruasi atau setelahnya, nyeri saat berhubungan intim, hingga mual,
muntah, atau rasa nyeri pada payudara seperti yang dialami saat kehamilan.
Meskipun kista umumnya tidak berbahaya,
namun pada beberapa keadaan, kista dapat membahayakan dan harus segera
ditangani, seperti pada kista yang pecah atau terpuntir. Gejalanya antara lain
adalah nyeri perut atau panggul yang mendadak dan sangat berat, nyeri yang
disertai demam atau muntah, atau gejala syok (renjatan), seperti kulit yang
dingin dan berkeringat, nafas cepat, dan perasaan lemas atau ingin pingsan.
Apakah Kista Bisa Menyebabkan Kemandulan?
Kista pada ovarium dapat menyebabkan
kemandulan, jika kista tersebut berukuran besar hingga menekan dan merusak
jaringan ovarium normal. Selain itu, beberapa kondisi khusus seperti
sindrom ovarium polikistik dan kista akibat endometriosis,
suatu pertumbuhan jaringan dinding rahim di luar rahim, juga dapat menyebabkan
siklus menstruasi tidak teratur, sehingga pembuahan lebih sulit terjadi.
Bagaimana Mengobati Kista?
Pengobatan kista bervariasi, bergantung
pada ukuran, lokasi, dan penyebabnya. Kista berukuran kecil dan tidak
menimbulkan gejala apapun tidak memerlukan penanganan khusus, dan hanya perlu
diamati perkembangannya. Beberapa jenis kista bahkan bisa menghilang dengan
sendirinya seiring waktu, seperti kista folikel dan
kista korpus luteum pada ovarium.
Terkadang kista dapat ditangani dengan
mengeluarkan isinya menggunakan jarum dan syringe steril. Penanganan bedah
diindikasikan pada kista yang berukuran sangat besar atau jika kista berpotensi
menjadi kanker dan diagnosis harus dilakukan untuk mengetahuinya.
Jika kista timbul sebagai akibat dari
proses pengobatan dalam jangka panjang, sebagai contoh, pada sindrom ovarium
polikistik atau fibrokistik pada payudara, terapi ditujukan
terhadap penyakit asal yang mendasari timbulnya kista,
baca juga: Wow!! IQ Komputer Ini 1000
Sumber: https://muslimah.or.id/
0 Response to "Kista ! Kamu Harus Tau Ladies !"
Posting Komentar